Ternak Kelinci Untuk Usaha Sampingan Yang Menguntungkan

Kelinci memang jenis binatang menyenangkan sehingga banyak orang yang tertarik untuk mememeliharanya terutama anak-anak. Namun saat ini memelihara kelinci bagi sebagian orang tidak hanya karena binatang ini unik dan menyenangkan tapi lebih pada orientasi basnis untuk mendapatkan keuntungan, sehingga bagi mereka yang biasa memilihara kelinci untuk kesenangan bisa dijadikan peluang usaha yang  menjanjikan karena permintaan daging kelinci belakangan yang cukup tinggi sedangkan pasokan daging kelinci terbilang masih sangat minim.

Ha itu sepert yang telah diungkapkan  Yono C. Raharjo, Ketua Himpunan Perkelincian Indonesia (Himakindo) pada detik.com pada (25/1/2013) lalu. Menurut yono kurangnya pasokan kelinci dipasaran karena sedikitnya ketertarikan orang untuk beternak kelinci sehingga tidak dapat memenuhi permintaan layaknya jenis daging lain yang mudah ditemukan.

Dari ungkapan Ketua Himakindo tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa beternak kelinci memiliki peluang besar untuk berhasil karena masih belum banyak melakukannya sedangkan permintaan pasar cukup luas sehingga bisa menjadi alternatif pilihan usaha yang cukup menjanjikan.

Cara Memulai Beternak Kelinci
Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk beternak binatang ini asal mengetahui teknik perawatan, baik untuk membesarkan atau mengembang biakkan. Berikut ini diantara hal terpenting yang harus dilakukan untuk beternak kelinci bagi pemula:

1. Menyiapkan Kandang
Kandang adalah hal terpenting yang harus ada karena tanpa kandang akan sulit berhasil walaupun tanpa kandang seklipun kelinci tetap bisa hidup. Untuk anda yang akan memulai untuk tahap awal (percobaan) bisa menggunakan kandang dengan ukuran minimal 60×60 cm untuk ukuran sedang dan bisa anda sesuaikan sendiri sesuai lahan dimana kandang akan ditempatkan, semakin luas kandang semakin baik untuk perkembangan

Kandang terlalu kecil membuat kelinci tidak bisa bergerak leluasa termasuk saat kelinci ingin bersantai, biasanya kelinci suka selonjoran setelah melahap makanan.

2. Pemilihan Bibit atau Indukan
Jika ingin memulai dari awal dari membuat calon indukan anda bisa memilih calon indukan yang sudah diketahui produktif dengan menanyakan langsung pada penjulanya atau bisa melihat cirinya seperti kondisi tubuh yang agak bongsor, bulu tebal, serta kondisi fisik yang tampak bugar.Namun jika masih pemula sebaiknya langsung membeli indukan yang sudah siap beranak dan biasanya banyak dijual secara berpasangan, antan dan betina

3. Perawatan Kelinci
Perawatan meliputi pemberian pakan dan menjaga kebersihan kandang secara teratur agar kelinci tetap selalu sehat dan terjga dari serangan penyakit. Kandang yang kotor akan membuat kelinci tidk betah bahkan bisa stress dan pada akhirnya mati. Sebaiknya selalu membersihkan kandang setiap hari agar kebersihan tetap terjaga

Untuk memberikan pakan bisa dilakukan pada pagi hari siang dan sore secukupnya dalam arti ajangan menumpuk dalam kandang, terlebih jika pakan itu mengandung banyak air misalnya sawi, col dan lainnya. Adapun makanan yang disukai kelinci, seperti kangkung sawi, wortel, rumput, daun ketela rambat dan sebagainya.

Untuk pemberian minum tetap diperlukan terutama untuk kelinci dewasa terlebih jika sedang  mengandung atau menyusui, sedangkan untuk nakan bisanya cukup menyusu pada induknya, namun pemberian inum tergantung pada pakan yang diberikan. Jika pakan yang banyak mengandung air seperti daun sawi otomatis kelinci tidak banyak membutuhkan minum

Jadi untuk pemberian minum cukup desiapkan dengan wadah secukupnya dengan tinggi sedang misalnya mangkok atau tempat yang sekiranya tidak mudah tumpah yang berakibat kandang menjadi lembab dan becek sehingga membuat suasana kurang nyaman untuk kelinci

Advertisement
KOMENTAR ANDA