Tata Cara Sholat Istikharah, Niat Beserta Bacaan Do’a

Tata cara melakukan shalat Istikharah yang benar, niat dan bacaan do’anya. Sholat Istikhoroh adalah sholat sunnat layaknya shalat sunnah lain yang kegunaannya untuk memohon petunjuk kepada Allah atas keraguan untuk mengambil keputusan atau menentukan sebuah pilihan dalam hidup. Seringkali kita dihadapkan pada dua pilihan yang terasa sangat sulit untuk menentukan pilihan mana yang terbaik.

Karena itu melalui shalat ini kita bisa meminta petunjuk, jalan pilihan terbaik dari dua pilihan tersebut, jika setelah melaksanakan istikharah ada semacam kemantapan dalam hati untuk memilih salah satu dari pilihan itu maka jangan ragu lagi untuk melaksanakan yang menjadi keinginan

Cara Melaksanakan Sholat Istikharah
Dalam melaksanakan Istikhoroh sama saja dengan melakukan sholat sunnat lain misalnya sholat tahajud atau sholat Dhuha, waktunya saja yang agak sedikit berbeda. Suci dari hadats besar atau kecil termasuk pakaian dan tempat sholat juga harus suci.

Berikut ini bacaan (Niat) shalat istikharah dalam bahasa arabnya:

niat istikhoroh

Kemudian melakukan :

  1. Takbir (Allahu Akbar) seraya membaca niat dalam hati : Saya sholat istikharah 2 rakaat karena Allah Ta’ala
  2. Kemudian membaca surat al-fatihah dilanjutkan dengan surat Al’ kafirun, lanjutkan seperti melaksanakan sholat sunnah biasa (ruku’, i’tidal, sujud dsb)
  3. Pada raka’at kedua kembali membaca alfatihah lalu dilanjutkan membaca surat Al’ Ikhlash, lanjutkan seperti melaksanakan sholat sunnah biasa (ruku’, i’tidal, sujud dsb)
  4. Salam

Setelah melaksanakan sholat 2 raka’at bisa langsung berdo’a untuk memohon pilihan yang terbaik menurut Allah apa yang menjadi keinginan anda, dibawah ini do’a dalam bahasa arab.

Berikut ini jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia :

Pada saat berdo’a bisa langsung disebutkan hajat atau urusan yang dimaksud, apa perkara tersebut baik jika dilanjutkan menurut Allah. Dalam berdo’a tidak mutlak harus dengan bahasa arab jika belum hafal cukup bahasa yang biasa anda gunakan.

Kapan Perlu Istikharah
Kapan pun dan urusan apapun bisa melalui sholat istikharah untuk mengetahui baik tidaknya urusan itu jika dilakukan contoh urusan menentukan jodoh (pasangan hidup), membuka usaha dan lain sebagainya asal pekerjaan itu tidak bertentangan dengan hukum agama.

Mengenai jumlah sholat yang harus dilakukan bisa dilakukan seara berulang, bisa 3 kali atau bisa tujuh hari sampai menemukan kemantapan dalam hati. Hanya saja misalnya telah melakukan istikharah, tapi ada perasaan ragu terhadap rencana yang akan dilakukan (perkara yang telah di istikharahkan) sebaiknya tidak dipaksakan untuk dilakukan.

Tanda – Tanda (mimpi) Setelah Sholat Istikharah

Kebanyakan orang percaya setelah melaksanakan istikharah biasanya ada tanda berupa mimpi sebagai petunjuk tentang hal yang telah di istikharahkan yang diyakini sebagai pertanda buruk atau baik.  Hanya saja saja hal ini tidak perlu dijadikan pedoman sebagai hasil akhir dari sebuah istikharah karena bisa jadi mimpi itu salah.

Mimpi itu sendiri bisa bersumber dari 3 hal yaitu dari Allah sebagai petunjuk, dari diri sendiri (bisa halusinasi/bawaan dari pikiran) sedangkan ketiga bisa dari setan.

Waktu Melaksanakan Istikharah
Waktu bisa dilakukan kapan saja asal bukan pada waktu yang dilarang untuk melaksanakan sholat, misalnya waktu yang tidak diperbolehkan shalat setelah subuh sampai terbit fajar atau waktu sholat dhuha, tapi waktu yang paling utama adalah akhir sepertiga malam atau sekitar pukul 02.00 sampai waktu subuh.

Advertisement
KOMENTAR ANDA