Mengetahui Ciri Bakso Mengandung Formalin Dan Boraks

Ciri Bakso menggunakan bahan formalin (pengawet mayat) atau Borak – Selama ini pemerintah menganjurkan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung formalin karena membahayakan kesehatan karena itu pemerintah melalui Dinas kesehatan untuk selalu memantau semua jenis makanan yang beredar dipasaran

Penggunaan formalin sebagai pengewet pada makanan sudah sejak lama berlangsung dan biasanya digunakan oleh produsen agar makanan yang mereka produksi bisa bertahan lama dan tidak rusak. Penggunaan formalin sebagai pengeeawet makanan, apalagi digunakan secara berlebihan bisa sangat berbahaya dan mengganggu kesehatan.

Mengingat dampak buruk yang ditimbulkan makanan yang diawetkan dengan formalin ini pemerintah, melalui Peraturan Menteri Kesehatan No 1168/1999, memasukkan pengawet dengan jenis formalin atau formaldehida ini termasuk ke 10 bahan tambahan yang tidak boleh digunakan.

Tanpa disadri para penyuka bakso, ternyata formalin juga sering digunakan untuk mengawetkan makanan berbentuk bola pingpong tersebut dan merupakan salah satu jenis makanan yang paling disukai masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan baik anak-anak maupun orang dewasa, karena itu teliti sebelum membel bisa menjadi satu cara agar makan yang dikonsumsi benar-benar dari formalin

Berikut ciri bakso yang menggunakan formalin dan Borak

  • Bakso yang tidak menggunakan bahan pengawet seperti formalin biasanya hanya akan bertahan 1 hari dalam suhu konstan lalu kemudian rusak (basi) karena bakso yang terbuat dari campuran tepung dan daging tergolong makanan basah yang memiliki sifat cepat busuk
  • Bakso yang menggunakan bahan pengawet baik formalin atau boraks tampak lebih jernih (putih) serta mengeluarkan aroma tidak seperti bakso alami. Pada bakso “alami” non formalin pada bagian luarnya tampak berwarna keabu-abuan dan pada bagian dalamnya berwarna kemerahan layaknya daging rebus
  • Biasanya bakso yang mengandung bahan pengawet ini jika digigit akan kembal pada bentuk semula (elastis)
  • Selain itu Bakso berformalin tidak mau dihingga lalat atau bahkan kucing tidak mau menyentuhnya

Beberapa ciri diatas setidaknya bisa memberikan sinyal bahwa makanan tersebut mengandung bahan pengawet yang membahayakan kesehatan, diatara bahaya makanan yang mengandung formalin bisa menimbulkan kerusakan pada hati, otak, jantung, pannkreas, ginja termasuk pada sistem saraf otak

Advertisement
KOMENTAR ANDA