Makna Tahun Baru Sebagai Momentum Evaluasi Diri

Tahun baru memiliki makna dan arti berbeda bagi setiap orang, tergantung bagaimana mereka akan mengisi tahun yang akan segera dihadapi, Naun banyak juga yang apatis dan tidak mau ambil pusing dengan urusan pergantian tahun, bahkan kebanyakan dari mereka sama sekali tidak pernah memikirkan rencana apa yang akan dilakukan pada tahun yang akan datang.

Hanya saja perayaan pergantian tahun, sudah menjadi tradisi disambut dengan meriah, meluapkan kegembiraan dengan berbagai cara terutama oleh mereka yang hidup diperkotaan atau dikota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan kota-kota besar lainnya di Indonesia, namun tidak demikian dengan masyarakat di pedesaan yang pada umumnya tidak mau ambil pusing terhadap urusan yang dinilai tidak bermanfaat bagi mereka.

Pengertian Tahun Baru
Tahun Baru adalah perayaan hari pergantian tahun yang biasanya disambut dengan meriah dengan berbagai cara dan telah menjadi budaya bagi sebagian besar negara di dunia termasuk di Indonesia.Perayaan ini diperingati untuk menandai berakhirnya tahun sekaligus menyambut datangnya tahun selanjutnya

Perayaan semacam ini sudah ada sejak masa kekaisaran Romawi, 45 SM, pada waktu itu setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Romawi, kemudian memutuskan untuk mengubah kalender tradisional yang berlaku kala itu menjadi penanggalan berdasarkan revolusi matahari seperti penanggalan yang berlaku dan dugunakan orang-orang di Mesir saat itu

Manfaat Merayakan Tahun Baru
Bagi sebagian besar orang yang berada di kota besar merayakan pergantian tahun seakan menjadi tuntutan untuk dilaksanakan dan pada umumnya mereka melakukkan dengan berbagai macam cara seperti berjalan-jalan disekitar tempat tinggal sambil meniut terompet, menuju tempat-tempat rekreasi dengan membawa keluarga, teman bahkan tidak jarang yang menjadikan malam tahun baru sebagai hari yang paling mengesankan.

Bagi sebagian orang tahun baru dijadikan sebagai moment penting untuk memulai atau mengenang sesuatu yang akan dimulai dan pernah dikerjakan dalam kehidupan. Namun demikian banyak juga yang menganggap bahwa pergantian tahun itu hanya hari biasa yang tidak perlu di istimewakan dan tidak perlu berlebihan dalam menyambut datangnya pergantian tahun.

Manfaat merayakan tahun baru secara umum tergantung pada masing-masing pribadi, bagi mereka yang meyakini bahwa pergantian tahun dinilai penting untuk membuat komitmen dalam kehidupan yang akan dilalui tidak ada salah salahnya jika menjadikan tahun baru sebagai awal untuk memulai sesuatu lebih baik sekaligus sebagai hari untuk mengevaluasi semua hal yang pernah dilalui.

Menurut Dien Syamsudin, Ketua Pusat Muhammadiyah bahwa tahun baru adalah hari yang baik dan perlu disyukuri sebagai momentum instropeksi diri, karena menurutnya melakukan evaluasi diri sangat diperlukan untuk memperbaiki diri agar lebih baik pada waktu yang akan datang.

Mengenai boleh atau tidak memperingati tahun baru dari sekian banyak pendapat berbeda, tapi kita tetap harus mensyukuri bahwa pada tahun ini masih diberi kemampuan untuk menjalani hidup sebagaimana mestinya terlebih jika tahun ini dijalani dengan penuh komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik

Advertisement
KOMENTAR ANDA