Keajaiban Di Tengah Perang, Wanita Gaza Lahirkan 4 Bayi Kembar

Di tengah pertempuran sengit antara Israel dan pejuang Hamas, keajiban selalu terjadi di Gaza, mulai dari munculnya pasukan berjubah putih yang membatu para pejuang sampai pada munculnya ikan-ikan terdampar di pantai gaza, semua itu diyakini banyak orang bukan hal biasa tanpa adanya campur tangan yang maha kuasa.

Kabar terbaru seorang wanita Gaza melahirkan 4 bayi kembar ditengah perang yang sedang berkecamuk, bahkan peristiwa ini terbilang ajaib mengingat wanita tersebut selama 5 tahun terakhir sangat mendambakan seorang anak dan menjalani berbagai terapi agar memiliki keturunan.

Tidak disangka sebelumnya ternyata Allah memiliki rencana lain, setelah 5 tahun menunggu untuk mempunyai keturunan, akhir ditengah perang ia melahirkan 4 orang bayi sekaligus.

Ke- 4 bayi kembar tersebut diunggah ke dunia maya oleh Dr Bassel Abu Warda, ia adalah seorang dokter di Rumah Sakit Al-Shifa yaitu sebuah RS yang beberapa waktu lalu terkena tembakan Israel dan melukai beberapa orang didalamnya.

Dokter yang biasa menangani korban perang tersebut mengatakan bahwa ditengan penderitaan ada kebahagiaan

“Di tengah penderitaan, seorang ibu Palestina melahirkan bayi kembar empat tadi malam ,” kata Dr Abuwarda.

Ke empat bayi tersebut 3 diantaranya laki-laki dan satu lagi perempuan, jika ditimbang ke-4 bayi kembar itu bisa mencapai bobot 7 Kg dan semuanya tampak sehat. Proses persalinan berlangsung beberapa jam sebelum kesepakatan gencatan 72 jam antara Hamas dan Israel

Walaupun pada akhirnya gencatan senjata yang disepakati tidak berlaku karena Israel terus menggepur Gaza dengan alasan Hamas telah melanggar perjanjian dengan menculik salah seorang tentara Israel yang ternyata diketahui tewas dalam pertempuran

Angka kelahiran di Gaza memang terbilang ajaib, seperti dilaporkan Reporter TV One di Jalur Gaza, Abdillah Onim bahwa angka kelahiran di Gaza selama 26 hari perang sudah mencapai 1.400 bayi lahir atau sama dengan jumlah korban tewas akibat peran yang sebagian besar warga sipil, anak-anak dan wanita.

Advertisement
KOMENTAR ANDA