Hal Yang Membatalkan Puasa Ramadhan Dan Sunnah

Puasa adalah usaha menahan diri dari makan dan minum serta dari segala yang merusak termasuk hal-hal yang dapat membatalkan puasa baik puasa wajib mapun sunnah. Dalam melaksanakan puasa baik wajib atau sunnah sebenarnya tidak ada perbedaan kecuali niatnya saja yang berbeda, termasuk hal yang membatalkan pahala puasanya maupun pahalanya.

Adakalanya saat berpuasa bahkan seringkali orang yang berpuasa hanya mendapatkan lapar dan rasa haus saja dan tidak mendapatkan pahala terhadap ibadah puasa yang dikerjakan karena telah melakukan hal yang menyebabkan pahala puasa hilang. Jadi pada saat berpuasa lalu melakukan hal yang dapat merusak pahala maka akan  membuat puasanya sia-sia yang hanya mendapatkan rasa lapar, hal itu berlaku untuk puasa ramadhan atau puasa sunah

Sebagaimaman telah dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam haditsnya :

Bedasarkan penjelasan dalam hadits tersebut, bahwa tidak sedikit dari orang-orang yang berpuasa hanya mendapatkan rasa lapar dan dahaga atau tidak memperoleh pahala sedikitpun dari puasa yang telah dilakukan termasuk keutamaan dari puasa, karena melanggar segala hal yang dapat merusak pahala berpuasa.

Puasa Ramadhan merupakan Ibadah yang dikerjakan dengan penuh keihlasan dan semata-mata hanya berharap ridha Allah sehingga bagi mereka yang melakukan dengan kesungguhan akan memperoleh pahala besar, hal itu juga berlaku untuk puasa-puasa sunnah

Dalam sebuah hadits qudsi allah berfirman : Asshaumu li, wa ana ajzi bihi’(Puasa itu untuk ku dan aku akan membalasnya)

Adapun dasar hukum tentang puasa ramadhan yang diwajibkan bagi semua orang-orang beriman seperti sudah disebutkan dalam Alqur’an surat Al-baqarah ayat 183 :

Beda Puasa Tidak Berpahala Dengan Puasa Batal
Puasa yang tidak memperoleh pahala disebabkan karena melanggar hal-hal yang dapat menghilangkan pahala puasa tapi puasanya tetao sah karena telah memnuhii syarat dan rukunnya dalam arti bahwa kewajiban berpuasa telah gugur, cuma tidak dapat pahala sama sekali kecuali lapar dan haus,
contoh membicarakan kekejelekan orang lain saat berpuasa

Puasanya Batal adalah bahwa puasanya orang tersebut batal sehingga tidak sah karena telah melanggar hal yang dapat membatalkan.Puasa dan puasa seperti itu tidak diterima oleh Allah dan tidak mendapatkan pahala,karena sama denga tidak berpuasa
contoh: minum sedikit dengan sengaja saat puasa

Kesimpulan: Jika seseorang berpuasa lalu batal berarti tidak sah dan tidak akan mendapatkan pahala, Sedangkan puasa yang tidak dapat pahala bisa jadi puasanya tidak batal cuma tidak memperoleh pahala sehingga puasanya sia-sia

Syarat Wajib Puasa
1. Dalam keadaan Islam
2. Mempunyai akal (orang yang kehilangan akal, baik karena gila, mabuk dan lainya tidak wajib)
3. Sudah usia baligh (Anak-anak tidak wajib puasa)
4. Mampu menjalankan Ibadah Puasa (orang sakit, musafir dll boleh tidak puasa)

Hal Yang Membatalkan Puasa
1. Makan Atau Minum Dengan Sengaja
Bagi orang yang sedang berpuasa tidak boleh makan dan minum meskipun hanya sedikit mulai dari terbit fajar (imsak) sampai terbenam matahari (maghrib)

2. Haid
Wanita haid (datang bulan) dilarang menjalankan Ibadah puasa misalnya sedang berpuasa lalu datang haid secara tiba-tiba maka harus berhenti puasa dan melanjutkan setelah bersih

3. Nifas
Bagi wanita nifas (setelah melahirkan) juga dilarang kecuali sudah bersih, lalu kembali diwajibakan menjalankan ibadah puasa.

4. Keluar mani
Hal ini berlaku jika disengaja misalnya melakukan hubungan yang umum dilakukan suami atau istri, tapi jika keluarnya dengan tanpa disengaja misalnya karena bermimpi tidak membatalkan.

5. Muntah
Jika muntah karena disengaja misalnya dengan cara memasukkan telunjuk ke kerongkongan maka puasanya batal namun jika tanpa sengaja misalnya naik kendaraan lalu mabuk kendaraan maka tidak merusak puasanya

6. Memasukan Benda Padat / Cair Ke Kubul atau Dubur (Lubang Depan Dan Belakang)
Memasukkan suatu benda kedalam perut baik dalam bentuk cair atau padat tidak diperbolehkan, misalnya buang angin (kentut) di air yang menyebabkan air bisa masuk atau benda lain, termasuk sengaja memasukan obat lewat anus atau kubul

7. Hilang Akal (Gila)
Bagi orang yang hilang akal/gila tidak wajib berpuasa atau jika tiba-tiba hilang akalnya saat berpuasa maka puasanya batal, hal itu juga berlaku bagi orang yang pingsan secara terus-terusan (tidak sadar)

8. Memasukkan Makanan Lewat Suntik
Suntikan yang disengaja untuk memberikan makanan baik lewat lewat anus atau bukan yang sifatnya bertujuan untuk menyegarkan dan bisa mengenyangkan (ada perbedaan pendapat)

9. Murtad

Pada saat menjalankan ibadah puasa lalu mengerjakan suatu yang dapat membuat puasa batal seperti telah disebutkan diatas maka puasanya tidak sah atau batal dan sama saja dengan orang yang tidak berpuasa, sedangkan berikut ini adalah hal yang dapat membatalkan pahala puasa walaupun puasanya sah dan tidak batal tapi tidak dapat pahala sehingga ibadah puasanya dinilai sia-sia :

5 Hal Yang Membatalkan Pahala Puasa
Ada lima perkara yang dapat merusak pahala ibadah puasa sehingga ibadahnya menjadi sia-sia kecuali lapar dan haus :

1. Ghibah (menggunjing) atau membicarakan keburukan orang lain
2. Berkata Bohong (Dusta), hal ini biasanya dilakukan untuk menutupi kesalahan diri sendiri maupun orang lain
3. Melakukan adu domba, misalnya membuat seseorang bisa bermusuhan satu sama lain
4. Bersumpah palsu : Biasanya dilakukan tidak sekedar berbicara yang tidak benar (dusta) bahkan diikuti dengan sumpah yang seolah-olah sumpahnya benar
5. Memandang lawan jenis yang diikuti syahwat, termasuk berbicara jorok

Lima perkera tersebut masih berkaitan dengan beberapa hal berikut ini :

6. Mengeluarkan perkataan jorok, atau kata-kata jeleknya lainnya
7. Bebuat fitnah terhadap seseorang
8. Kesaksia palasu sama halnya dengan sumpah palsu dan kebohogan atau dusta
9. Mengeluarkan kata-kata yang tidak bermanfaat (laghow)
10. Melakukan pertengkaran/pertikaian, beradu mulut dan caci maki dll
11. Mengungkap kata2 keras dalam pertikaian (shakhab) seperti memaki dan sebagainya
12. Bebicara keji atau kotor (rafats) misalnya berbicara seputar s*ks atau kata-kata kasar yang keluar akibat kemarahan
13. Mencium yang bukan muhrim
14. Berbuat dengki (hasad) yaitu perbuatan yang dapat merugikan orang lain baik secara materi atau moral

Demikian mengenai hal-hal yang membatalkan puasa maupun yang membatalkan pahala puasa, karenanya sebaiknya lebih berhati-hati dalam menjalankan ibadah puasa sehingga ibadah yang dijalankan pendapatkan pahala berlimpah Amin.

Advertisement
KOMENTAR ANDA