Gejala Dan Cara Mengatasi Penyakit Tampek (Campak) Pada Anak

Tampek atau campak termasuk penyakit menular dan biasa menyerang masyarakat terutama pada anak-anak balita, namun tidak menutup kemungkinan penyakit ini juga bisa menyerang orang dewasa walaupun jarang sekali.

Penyebab penyakit tampek ini karena infeksi virus dan bisa menular melalui sentuhan . Meskipun penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya setelah bercak keluar dan memenuhi badan, sebaiknya jangan dianggap remeh karena panas atau demam terlalu tinggi pada anak bisa menjadi pemicu kejang-kejang.

Penyakit yang umum disebut tampek ini ditandai dengan keluarnya bintik atau bercak-bercah merah, mulai dari belakang telinga, wajah, leher dada dan bisa menjalar kebagian tubuh lain sampai ke seluruh badan

Gejala Anak yang terkena tampek badan mengalami panas dan demam tinggi, batuk kering, hidung meler, bersin-bersin, mata merah berair, keluar belek dan terlihat lelah. Selain itu, anak sensitif terhadap cahaya dan suka marah. Cara mengatasi bisa langsung pergi ke dikter atau puskesmas setempat, dan usahakan perbanyak minum air putih.

Jika sudah muncul bercak biasanya anak akan suka menggaruk. Oleh karena, selama masa sakit sebaiknya jaga kebersihan tubuh anak dengan cara memandikan. Namun kepercayaan yang berkembang di masyarakat bahwa anak yang terkena campak tidak boleh dimandikan. Jika masih ragu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter

Cara penularannya penyakit tampek (rebuola) bisa melalui percikan ludah saat anak bersin atau batuk, bisa juga melalui keringat atau udara. Biasanya jika ada seorang anak dala satu keluarga terkena tampek, ana lain rentan tertular.

Advertisement
KOMENTAR ANDA