Ajaib, Hanya 1 Menit Warga Gaza Berhasil Selamatkan Diri Dari Rudal Israel

Aturan perang yang melarang warga sipil menjadi sasaran, masih dipercaya masyarakat Gaza sehingga banyak dari mereka yang enggan untuk meninggalkan tempat tinggal mereka karena yakin Israel tidak akan menyerang warga sipil Plaestina.

Namun ada pada kenyataannya ‘salah sasaran’ sering kali menjadi alasan pembenaran terhadap tewasnya warga sipil dari serangan rudal yang meyasar rumah-rumah warga di gaza sehingga ribuan nayawa melayang sia-sia.

Tak ada waktu untuk keluar rumah saat rudal bertubi-tubi menghantam berbagai tempat di Gaza tanpa diketahui apa rumah mereka menjadi salah satu yang ditargetkan rudal-rudal Israel seperti yang dialami  Dr Khader seorang dosen di Gaza yang berhasil selamat setelah rudal menghantam kediamannya 1 menit setelah ia bersama keluarga meninggalkan rumah yang baru di tempati 2 tahun lamanya

Peristiwa itu terjadi hari jum’at 11 juli 2014 atau hari ke empat serangan Israel ke Gaza. Kepanikan itu terjadi setelah seorang tetangga memperingatkan untuk segera meninggal rumah karena serangan akan terjadi 1 menit kemudian.

“Dr Khader, lari, lari! Mereka akan membom rumahku.” Teriak tetangganya

Kepanikan menyelimuti keluarga itu, bahkan ke 7 anak Khader yang masih berusia 6 sampai 17 tahun seperti membeku menahan rasa takut tak tertahankan. Khader yang merasa bertanggung jawab atas keselamatan keluarganya sibuk mengevakuasi keluarganya pasca bom pertama meledak.

Kemudian keluarga Khader meninggalkan rumah berdesakan dalam mobil untuk menhindari serangan Israel berikutnya. Satu menit kemudian …

Boom! Suara bergelegar terdengan pertanda bom berikutnya berhasil memporak porandakan kediaman Khader meski bukan rumahnya yang menjadi sasaran melainkan rumah tetangganya tapi cukup meluluh lantakkan rumah khader yang yang bercat kuning tersebut.

Pasca serangan itu anak-anak khader tidak mau kembali untuk kerumahnya lantaran merasa trauma. Kondisi rumanya hancur lebur dan rata dengan tanah tak ada satu pun yang bisa diselamatkan dalam rumah tersebut baik bauku-buku maupun kartu identitas keluarga.

Keluarga khader berhasil selamat 1 menit persiapan untuk meninggalkan tempat sebelum rudal menyasar rumanya, Tapi bagaimana dengan 1.650 warga Gaza lainnya yang tewas tanpa mengetahui kalau rudal kematian selalu mengintai setiap saat

Bahkan dalam pengungsian sekali pun jika Israel menghendaki sebuah tempat akan di jadikan sasaran tak seorang warga Gaza pun tahu kalau dirinya telah menjadi target rudal seperti yang terjadi di tempat pengungsian disebuah sekolah PBB di Gaza dimana tempat itu dipilih sebagai tempat aman untuk berlindung, khususnya bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal. Namun apa daya rudal Israel juga menghantam tempat tersebut dan telah mewaskan 19 orang pengngsi yang ada didalamnya.

Advertisement
KOMENTAR ANDA